PENTINGNYA MEGAPIXEL PADA KAMERA CCTV

Pentingnya MegaPixel Pada Kamera CCTV

Pengertian

Megapixel (megapiksel) terdiri berasal dari gabungan kata “mega” yang menunjukkan satuan juta, dan pixel yang bermaksud titik elemen gambar. Jadi singkatnya megapixel berarti sejuta titik elemen gambar.

Suatu gambar digital dibentuk oleh ribuan titik tersebut. Makin tinggi jumlahnya, maka makin tinggi juga resolusi gambarnya. Jumlah megapiksel ini biasanya digunakan untuk menunjukkan kerapatan hasil gambar. Bentuknya pixel adalah kotak-kotak yang sangat kecil

Megapixel pada kamera CCTV

Untuk kamera standar, resolusi diukur dengan garis TV atau yang disebut dengan TVL. Ada dua standar televisi yang digunakan, yaitu NTSC (National Television System Comittee) dan PAL (Phase Alternating Line). Di Amerika dan Jepang biasanya menggunakan standar NTSC, sedangkan di Eropa, Asia, dan Afrika mayoritas menggunakan standar PAL. TVL (Television Lines) merupakan kerapatan garis vertikal yang dihasilkan oleh sebuah CCTV dalam menampilkan gambar pada layar. Semakin besar nilai TVLnya, maka garis vertikal terlihat semakin sempit dan rapat. Ketika hasil video rekaman ditampilkan pada layar monitor yang besar, gambar tidak tampak seperti garis terpotong-potong. Umumnya, resolusi kamera CCTV ialah sebagai berikut:

  • <350 atau 320-350 TVL = kamera dengan resolusi rendah
  • 350-420 atau 350-450 TVL = kamera dengan resolusi menengah
  • 450-520 atau 450-540> TVL = kamera dengan resolusi standar
  •  

Berikut ini resolusi format digital:

–        QCIF adalah ukuran paling kecil 176 x 120 pixel. Walaupun resolusinya kecil, QCIF masih banyak tertulis pada sebagian besar CCTV karena digunakan untuk tampilan video di perangkat mobile. Jika menggunakan format di atas QCIF tentunya akan menguras kuota internet, itulah alasan di balik mengapa resolusi QCIF masih digunakan.

–        CIF (Common Intermediate or Interchange Format) ialah resolusi yang berukuran 352 x 240 pixel.

–        D1 merupakan ukuran gambar dengan resolusi 704 x 480 pixel (di sistem layar NTSC) atau 720 x 576 pixel (pada sinyal PAL). Umumnya Indonesia menggunakan sinyal PAL)

–        960H memiliki resolusi berukuran 960 x 576 pixel (sinyal PAL) dan berukuran 960 x 480 pixel (pada sistem NTSC)

–        720P disebut juga setengah HD memiliki ukuran resolusi 1280 x 720 pixel atau setara 1 MP

–        960P atau QVGA memiliki ukuran resolusi 1280 x 960 pixel atau setara 1,3 MP

–        1080N memiliki ukuran resolusi 1080 x 960 pixel

–        1080P disebut juga full high definition (HD) memiliki ukuran resolusi 1920 x 1080 pixel atau setara dengan 2 MP

Perbandingan antara 1.3MP, 2MP, 3MP dan 5MP

Resolusi adalah salah satu spesifikasi yang penting untuk kamera Anda. Resolusi lebih tinggi berarti lebih banyak gambar detail, tapi ini tidak berarti itu dapat memberikan solusi pengawasan yang sangat baik. Berbeda dari kamera digital tradisional, kamera IP mengandalkan jaringan untuk video streaming, yang berarti akan menempati bandwidth jaringan yang tinggi. Namun dengan begitu performa kamera juga mengikuti dengan DVR yang digunakan, apabila DVR yg digunakan resolusinya lebih rendah dibanding dengan kameranya maka kamera tidak akan menyala ( Tidak Kompitable), Namun apabila DVR yang digunakan resolusinya lebih tinggi dibanding dengan kameranya maka kamera akan bekerja dengan baik dan sesuai dengan resolusinya.

Jika

Resolusi DVR < Resolusi Kamera = Tidak Kompatibel ( Tidak Menyala)

Resolusi DVR = Resolusi Kamera = Kompatibel ( Menyala sesuai dengan Resolusi)

Resolusi DVR > Resolusi Kamera = Kompatibel( Menyala dan Bekerja dengan baik)

Leave a Reply